Dianggap Lembaga Penebar Kebencian, MUI Terancam dibubarkan oleh Presiden Jokowi

Sebuah petisi telah dibuat untuk dapat membubarkan oleh MUI yang ditujukan kepada Presiden Jokowi. Anda dapat turut berpartisipasi pada petisi ini pada link berikut: “BUBARKAN MUI!”. Sejumlah netizen sudah banyak yang ikut menandatangani petisi tersebut. MUI dianggap sebagai lembaga yang selalu menjadi provokator dan dalang dari keributan. Di dalam petisi tersebut, Presiden Jokowi diminta untuk menindak dengan tegas MUI yang telah sering kali membuat keonaran di Indonesia.
Dianggap Lembaga Penebar Kebencian, MUI Terancam dibubarkan oleh Presiden Jokowi

Berikut kutipan OkTerus.com yang diambil dari laman Change.org:

Sebagai organisasi masyarakat atau lembaga swadaya masyarakat yang baik sudah seharusnya bisa membantu masyarakat untuk menjalani kehidupan sejahtera dalam keberagaman di negara yang menjunjung tinggi bhinneka tunggal ika. Mereka yang mengatasnamakan organisasi atau lembaga swadaya masyarakat tidak seharusnya menjadi provokator dan dalang keributan permasalahan horizontal di antara masyarakat yang plural, apalagi menjadi penebar teror terhadap sesama.

Majelis Ulama Indonesia atau disingkat sebagai MUI sudah menjadi sebuah lembaga biang kerok yang menebarkan kebencian, permusuhan, dan teror terhadap sesama. Bahkan perilakunya sudah sangat diskriminatif terhadap penganut agama tertentu dengan mengatasnamakan agama. Kita lihat baru-baru ini seorang gubernur dikecam oleh MUI dan dikatakan harus dihukum mati, dipotong tangan dan kakinya hanya karena isu-isu provokatif yang disampaikan oleh provokator tidak bertanggung jawab sama sekali. MUI dalam hal ini sudah menjadi penebar fitnah dan provokasi sekaligus penebar teror terhadap sesama.

Selain itu terdapat juga sikap diskriminatif MUI terhadap sesama ketika ada seseorang yang memiliki agama dan kepercayaan yang berbeda dengan MUI. Dimana sikap diskriminatif tsb menghambat orang lain dalam bekerja dan berkarya. Berikut ialah berita mengenai sikap diskriminatif MUI: MUI Tolak Kapolda Baru Banten Karena Kafir

Melalui petisi ini kita bersama-sama akan menghapus diskriminasi dan sikap memecah belah bangsa serta, jangan biarkan diskriminasi, teror, dan provokasi yang dinyatakan oleh sikap dari organisasi atau lembaga berkembang luas dan mempengaruhi masyarakat yang plural dan menjunjung tinggi kesetaraan di atas perbedaan.

Silahkan berkomentar sesuai tema, gunakan kata-kata yang bijak dalam berkomentar (no iklan, no porn, no spam). Komentar yang menyertakan link aktif/mati, iklan, atau titip link, akan dimasukan ke folder SPAM. Terima Kasih. By Admin Andreaz Thereansyah
EmoticonEmoticon